PENTINGNYA BUKU

Di era globalisasi sekarang ini banyak sekali orang orang yang masi salah dalam berfikir dan melakukan tindakan tindakan yang melanggar norma, baik norma social bahakan norma Agama. Hal ini terjadi karena kurangnya pengetahuan serta kejelian dalaam membaca sosiologis masyarakat. Butuh sebuah paradigma insan cita dan cipta dalam menyelesaikan persoalan ini. Pembelajaran pembelajaran yang efektif merupakan langkah kongkrit dalam menghadapinya.


Sebut saja buku. Para filosof berkata, “Buku adalah Jendela Dunia” , “Buku adalah Penyambung Peradaban masa lalu, Masa kini dan massa akan datang,’ dan masih banyak lagi kata-kata bijak tentang buku. Kenyataan, buku adalah seperti yang di gambarkan oleh para Filosof-filosof tersebut.
Buku merupakan sumber pengetahuan yang bisa mencerdaskan sesorang. Dengan membaca buku kita dapat menjawab semua pertanyaan yang ada di sekitar kita. Seseorang yang ingin meraih masa depan atau kesuksesannya, dia tidak mungkin mendapatkannya hanya dengan bermimpi saja namun, dengan membaca buku seseorang lebih mudah untuk meraih masa depannya.   

Disini, bukan berarti bukulah yang menentukaan kesuksesan, melainkan, buku akan mempermudah untuk mendapatkan apa yang di  inginkannya.  Bagaimana tidak ? dengan banyak membaca, akan ada pengetahuan tambahan selain yang kita dapatkan di bangku sekolah ataupun bangku kuliah.
Peran buku dalam menunjang prestasi  sangatlah tidak diragukan lagi. Namun,  akan ada kendala seperti minat/hobi  yang kemudian mempengarungi. Pentingnya Minat Baca  "Minat baca" merupakan prasyarat dan sekaligus ciri kemajuan pendidikan suatu bangsa atau masyarakat. Bangsa atau masyarakat yang maju menempatkan kebiasaan membaca sebagai salah satu kebutuhan hidupnya yang akhirnya meningkat menjadi "gemar membaca" sehingga tercipta "masyarakat membaca".

Ada hubungan timbal balik yang erat antar tingkat kemajuan serta kecerdasan suatu bangsa dengan minat baca masyarakat. Semakin cerdas suatu bangsa, semakin tinggi minat baca masyarakatnya. Begitupun sebaliknya.

Hubungan ini dimungkinkan karena masyarakat yang membaca pada dasarnya adalah masyarakat yang belajar. Dalam masyarakat yang membaca dan belajar, buku dan bahan bacaan lainnya mempunyai kedudukan yang sangat penting, termasuk orang yang membaca akan dihargai dalam masyarakat, keluarga, dan sekolah. Keadaan ini mendorong masyarakat terus belajar guna meningkatkan pengetahuannya.

Upaya dalam Menumbuhkan Kegemaran Membaca

Keluarga menjadi komunitas yang sangat berpengaruh bagi pertumbuhan dan perkembangan anak. Minat dan kemampuan anak dibentuk dari keluarga dimana ia dibesarkan. Termasuk minat membaca. Selain keluarga, ada juga sekolah serta pemerintah yang turut aktif mendorong anak untuk membaca. Adapun upaya yang bisa dilakukan utamanya keluarga untuk membangun minat dan kegemaran membaca, antara lain:
  • Perkenalkan buku kepada Anak sejak dini.
  • Biasakan membaca buku sehari selembar saja,. Jika sudah terbiasa dengan cara ini tentunya akan ada ketergantungan untuk terus membaca
  • Biasakan mencari tugas melalui referensi-referensi pada buku bukan Internet
  • Baisakan menulis/merilis hasil bacaan yang telah dibaca sebelumnya
  • Buatkan jadwal harian yang tidak monoton, sisipkan jadwal membaca, merilis di dalamnya (Manajemen)
Jika upaya-payaa tersebut telah dilalui dengan baik, sudah baraang tentu kemauan menggenggam dunia bisa terkabulkan melalui buku. Semoga tulisan singkat ini dapat bermanfaat.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jadwal Belajar dari Rumah di TVRI

Cara Dapatkan Kuota Belajar 45GB dari Telkomsel

Sekolah dari Rumah Tak Selalu Menyenangkan Buat Anak